selamat tinggal
aku memang tak suka berkata "selamat tinggal"
kenapa ?
ya tidak suka saja, seperti aku tidak suka memakai "opera"
aku tidak suka terlalu "terpesona "
kenapa ?
ya kenapa tidak saja!
aku lebih suka apa adanya, seperti ini dan biasa saja
karena aku bukan kamu dan kamu juga tidak akan bisa seperti aku dan jangan paksa aku menjadi kamu seperti aku tak memaksamu menurutiku.
biarkan putaran berputar, dan biarkan jam membiarkan dua jarumnya mengitari tanpa perduli.
aku tidak bisa menjadi "a" seperti pintamu karena aku lebih suka menjadi "p'' seperti mauku.
"a" tanpa kaki hanya diam dan menoleh berani sedang 'p" berdiri tegap walau dengan satu kaki.
pergilah kamu pergi walau aku tetap akan perduli, aku kecewakah ? dan sakit hati karena ini?
dan pedulikah kamu akan asaku?
terlalu banyak tanya akupun jadi tak suka !
kamu terlalu gagah dalam bertingkah,dan aku hanya kesatria tanpa titah.
kita hanya berpisah kenapa terlalu resah.




0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home